Akhirnya Perang Dunia ke-Dua
Iklim tropis di Jakarta membuat orang menjadi sakit dan mati. Pada tanggal 15 April 1945 seorang tukang kayu kapal bernama Eduard Onnen meninggal disana. Dia di kuburakan di tempat keramat Arca Domas dengan cara upacara kehormatan militer. Pada tanggal 8 Mei 1945 Jerman menyarah kalah. Oleh karena itu para tentara dari Jerman juga sudah berakhir masa perangnya. Dan pada hari yang sama orang Jepang mengusai tempat yang sama dan tinggal di kapal selam U-195 di Surabaya dan U-215 di Jakarta, karena itu Kepala Pangkalan Jerman dari Jakarta, Mayor Angkatan Laut Dr. Kandeler, menolak tawaran Jepang Admiral Maëda buat terus perang bersama dengan Jepang atau bersekutu dengan Jepang. Beberapa dari kru telah bersembunyi dari teman wanitanya. Setelah perang usai mereka mencari pasanganya dan pada akhirnya mereka menikah (Martin Müller).
Kebanyakan tentara marinir dari Kepala Pangkalan Jakarta dan Surabaya telah pindah dengan semua yang mereka miliki yaitu makanan, senapan, kendaraan, buat pindah dan senang di Perkebunan Teh Cikopo (Tjikopo). Dengan petolongan Albert Vehring mereka mendapat makanan. Seragamnya mereka tanggalkan. Kepala tempat penampungan itu Mayor Angkatan Laut dari U-219 Burghagen, karena telah menang dari perang Dunia ke-Satu dengan kapal selam maka dia telah menjadi seorang perwira yang paling tertua dengan usia 54 tahun.
Pada tanggal 15 Agustus 1945 akhirnnya Jepang menyerah juga. Sebelum menjadi presiden pertama Sukarno telah membuat Proklamasai buat Kemerdekaan Indonesia. Pada malem harinya pada tanggal 16 ke 17 Agustus Sukarno dengan Wakil Presiden Moh. Hatta membuat tulisan tangan buat teks Proklamasi buat kepastian keamanan, mereka membuatnya di tempat kediaman dari Admiral Maëda. Pada pagi harinnya teks tersebut harus di ketik disana tetapi mesin tik Jepang enggak ada huruf latinnya. Jadi mereka "meminjam" mesin tik Jerman dari tempat kantor Kepala Angkatan Laut Jerman, Mayor Angkatan Laut Dr. Kandeler. Mesin tik tersebut telah diambil dengan Jip Sekretaris Jepang Admiral Maëda, Satzuki Mishima. Pada tanggal 17 Agustus 1945 Dokumen teks Proklamasi telah dibacakan oleh Sukarno. Dokumen aslinnya telah diketik oleh Sajuti Melik dengan mesin tik angkatan laut Jerman. Mesin tik tersebut sekarang berada di Musium Perumusan Naskah Proklamasi. Dari sini ceritannya juga telah ditemukan banyak keganjilan.
Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Proklamasi. Artinya pada bulan Agustus akan banyak peringatan yang berkaitan dengan lahirnya Bangsa Indonesia. Tapi berbeda dengan bangsa yang sudah mapan, yang sudah enggak mempersoalkan lagi peristiwa kelahirannya. Karena masyarakatnya sudah menyakini sejarah bangsanya 100%, bangsa Indonesia masih mempersoalkan yang itu-itu juga sehingga kelihatan belum yakin pada apa yang terjadi pada bulan Agustus 1945 itu. Sebenarnya para sejarawan handal sudah memiliki kesepakatan yang sama, namun kan banyak yang belum mau mendengar pendapat mereka. Rupanya terlalu banyak orang yang memahami dan berkeyakinan sendiri pada soal itu. Padahal lorong sejarah yang kita lalui sudah ckup panjang. Yang memperihatinkan, para pelaku atau saksi hidup sudah banyak yang tiada disamping dokumen atau bukti tertulis kian langka didapat. Kalau kita mulai dengan peristiwa berangkatnya Bung Karno, Bung Hatta, Dr Radjiman dan Dr Soeharto ke Dalat. Nampak kalau Proklamasi Kemerdekaan Indonesia sudah dipersiapkan dengan baik. Hatta menulis dalam Biografi Politiknya (Deliar Noer. hal 240), tiga orang pemimoin Indonesia pada tanggal 9 Agustus 1945 dikirim ke dalat (300 km utara Saigon) tempat markas brsar Marsekal Terauchi Hisaichi, panglima angkatan perang Jepang di Asia Tenggara. Mereka itu Sukarno, Hatta, masing-masing Ketua dan Wakil Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan (PPKI) dan Radjiman Wediodiningrat, bekas Ketua Badan Penyelidik (BPUPKI). Ketiganya diminta datang ke Dalat agar mendengar sendiri secara langsung tentang maksud Jepang buat memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Ketiganya didampingi oleh wakil pemerintah balatentara Jawa : Letnan Kolonel Nomura, Miyosi (penterjemah) dan Kapten Masaki serta wakil-wakil dari pemerintah balatentara Singapura, Mayor Jenderal Shimura yang disertai seorang ajudan. Perjalanan dimulai dari Jakarta dan mampir di Singapura. Dari Singapura menuju Saigon, tapi pesawat enggak bisa mendarat karena lapangan sedang banjir. Maka pesawat kembali dan rencananya akan mendarat di Kota Baru (di Malaysia sekarang). Tapi itupun enggak mungkin karena bahan bakar enggak cukup. Secara kebetulan ada sebuah lapangan darurat dikota kecil bernama Rontan (diwilayah Indochina). Setelah menginap dan mengisi bahan bakar, baru keesokannya dengan mobil menuju Saigon kembali. Dari Saigon mereka menuju Dalat. Ada penjelasan Myosi (Memoir Myosi) bahwa di Saigon, rombongan mendengar bahwa Jepang telah menerima syarat-syarat deklarasi Postdam asalkan Tenno Haika dan keluarganya aman. Deklarasi Postdam bersangkutan dengan syarat-syarat yang ditentukan Sekutu tentang penyerahan Jepang (lihat deklarasai Postdam). Anehnya Terauchi tetap menerima rombongan sesuai rencana. ). Hatta yang berulang tahun tanggal 12 Agustus (jadi tepat hari itu - Moh.Hatta memoir) berceita bahwa jam 10 pagi mereka diterima Terauchi. .Beliau menerima dengan khidmat, meskipun sedang menderita lumpuh (mungkin stroke). Tampak dalam foto pertama Hatta, Terauchi dan Radjiman (minum suguhan). Pada foto kedua, terjadi saling pidato yang ditengahi Myosi (disebelah Bung Karno). Yang berdiri paling kanan Terauci. Disebelah kanannya berdiri para perwira staf dan tamu dari Jawa serta Singapura. Dalam kesempatan ini Terauchi menyatakan : "Pemerintah Tokyo memutuskan memberikan Kemerdekaan kepada Indonesia". Pada kesempatan itu juga Sukarno bertanya :, "kapan putusan Tokyo tentang Indonesia Merdeka dapat kami umumkan kepada rakyat Indonesia ?". Terauchi menjawab : "Itu terserah tuan-tuan Panitia Persiapan. Kapan saja dapat. Itu sudah menjadi urusan tuan-tuan". Kemudian Terauchi memberikan selamat diikuti stanya. Rombongan kembali ke Saigon. Di Saigon itulah Let.Kol Nomura menyampaikan berita bahwa Rusia telah menyatakan perang dengan Jepang. Esok harinya 13 Agustus 1945, jam 8.00 pagi dengan pesawat mereka meninggalkan Saigon menuju Singapura, dengan mampir sebentar di Taiping (sekarang Malaysia). Di Singapura terjadi pertemuan dengan anggota rombongan PPKI dari Sumatera yaitu Mr Mohamad Hasan, Mr Abas dan Dr Amir. Pada tanggal 14 Agustus mereka berangkat ke Jakarta. Ketika turun dari pesawat, Sukarno disambut Gunsekan Jenderal Yamamoto (foto 3). Rupanya di Kemayoran ada rombongan penyambutan. dan Sukarno mengucapkan pidato jagungnya (foto 4). Sukarno berkata : " Apabila dahulu aku katakan bahwa Indonesia akan merdeka sesudah jagung berbuah, sekarang dapat dikatakan Indonesia akan merdeka, sebelum jagung berbunga". Ucapan ini disambut oleh rakyat banyak dengan tepuk tangan dan bersorak " Indonesia Merdeka". Beberapa topik berita koran Tjahaja hari itu menyebutkan : "Sukarno berjanji akan berdjoeang oentoek melaksanakan kewadjibannja terhadap Nanpo Gun Saikoo Sikikan" dll....
Pada perundingan dirumah Maeda ada rencana buat menyelenggarakan Proklamasi di Ikada. Tapi ternyata, pada tanggal 17 Agustus 1945, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diselenggarakan dimuka rumah Sukarno dijalan Pegangsaan Timur no 56. Soediro (Mantan Walikota saat tahun 1945 menjabat wakil kepala barisan Pelopor) bercerita. Sejak tanggal 14 Agustus 1945, dia menugaskan Soehoed (tampak dalam foto proklamasi seorang pemuda bercelana pendek) dan beberapa orang pelopor istimewa buat menjaga keluarga Sukarno. Pada tanggal 16 Agustus 1945 malem hari, Soehoed melaporkan bahwa telah datang Soekarni dan Chaerul Saleh dan kawan-kawannya. Soehoed enggak curiga karena Caherul juga anggota pelopor istimewa. Demikian juga ketika Sukarno sekeluarga dibawa pergi enggak ada kecurigaan sebagai peristiwa penculikan. Pada mereka timbul semangat lagi ketika Sukarno kembali pada tanggal 16 Agustus 1945 malem hari. Berkaitan dengan perintah Dr Muwardi (pimpinan barisan Pelopor) buat melakukan persiapan upacara 17 Agustus 1945, Soediro memanggil para pembantunya buat turut menyebarkan akan adanya acara sangat penting pada tanggal 17 Agustus 1945. Misalnya K.Gunadi diserahkan tugas buat menyampaikan instruksi tertulis yang ditujukan pada para anggota barisan pelopor istimewa dan eksponen barisan pelopor lainnya. Sedangkan Daitai-daitai di kawedanaan dan Cutai-cutai dikecamatan banyak yang sudah dihubungi sendiri, secara pertilpun atau perkurir. Instruksinya antara lain, berkumpul dilapangan Ikada tanpa membawa panji pelopor pada jam 11.00 buat keperluan menghadiri upacara penting. Ketika dengan bersepeda Soediro pagi harinya menuju Ikada, dia heran karena melihat disitu banyak Jepang bersenjata. Timbul pertanyaan dibenaknya, apakah berita sudah bocor ?. Dia lalu menghubungi Dr Muwardi dirumahnya dan dari penjelasan Dr Muwardi ternyata Proklamasi enggak jadi di Ikada tapi dirumah Sukarno. Maka dengan cepat disebarkanlah pembetulan informasi bahwa pelaksanaan proklamasi dipindahkan di Pegangsaan Timur 56. Kepada Soehoed diperintahkan buat menyiapkan tiang bendera tepat dimuka kamar depan, hanya beberapa meter dari teritis rumah. Setelah itu Soediro pulang kerumahnya sebentar. Ketika dia kembali dilihatnya telah hadir Soewirjo, Dr Muwardi, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani, Trimurti dan masih banyak lagi. Enggak tampak wajah Wikana, Soekarni, Chaerul Saleh maupun Adam Malik. Dimuka beranda rumah sudah terpasang mikrofon dan versterker (amplifier) yang disewa dari Gunawan pemilik perusahaan jasa penyewaan sound system “Radio Satrija” yang beralamat dijalan Salemba Tengah no.24. Acara proklamasi sederhana ini mengikuti mata acara yang dipersiapkan yaitu : Pembacaan proklamasi oleh Sukarno disambung pidato singkat, Pengerekan bendera merah putih, Sambutan Soewirjo dan Sambutan Dr Muwardi. Pada acara pertama, Sukarno membaca Proklamasi yang sudah diketik Sajuti Melik dan telah ditandatangani Sukarno-Hatta (foto 1 dan 2). Kemudian Sukarno berpidato singkat tanpa teks. Buat pengerekan bendera awalnya diminta kesediaan Trimurti, tapi dia menolak lalu mengusulkan sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Maka Latif Hendraningrat, yang masih memakai seragam lengkap PETA, maju kedepan sampai dekat tiang bendera. Soehoed didampingi seorang pemudi muncul dari belakang membawa sebuah baki nampan berisi bendera Merah Putih (bendera pusaka yang dijahit Fatmawati beberapa hari sebelumnya). Maka dikereklah bendera tersebut oleh Latif dibantu Soehoed. Setelah berkibar, spontan hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Melihat foto (3) Proklamasi, nampak membelakangi lensa Fatmawati dan Trimurti. Tampak Sukarno bersama Hatta lebih maju dari tempat berdiri saat pembacaan proklamasi. Sebuah foto lain (4) yang diambil dari belakang Sukarno, menggambarkan para hadirin lainnya yang berdiri dekat tiang bendera. Mereka terdiri dari para pemuda-mahasiswa Ika dai Gakko. Pada acara ketiga, Soewirjo yang dizaman Jepang menjabat wakil walikota berpidato. IPPHOS juga mengabadikan peristiwa ini. Namun sampai hari ini tiada dokumen yang menjelaskan apa yang diucapkan Soewirjo. Demikian juga enggak ditemukannya naskah pidato Dr Muwardi yang akan mengisi acara keempat. Karena tiadanya dokumen, timbul pertanyaan apakah Dr Muwardi benar-benar berpidato ? Setelah upacara selesai berlangsung, tiba-tiba masuk sambil berlari kurang lebih 100 orang anggota pelopor yang dipimpin S.Brata. Mereka enggak tahu terjadinya perubahan tempat, sehingga ketinggalan acara. Namun menuntut terus agar Sukarno membacakan lagi Proklamasi. Ahirnya Sukarno yang sudah masuk kamar, keluar lagi dan menjelaskan melalui mikrofon bahwa pembacaan Proklamasi enggak dapat diulang. Karena masih kurang puas mereka minta kepada Hatta buat memberikan amanat singkat. Hatta kemudian meluluskannya. Yang juga terlambat adalah Dr Radjiman Wedjodiningrat dan beberapa anggota PPKI. Dalam buku Lahirnya Republik Indonesia, Soebardjo mengaku dibangunkan utusan Sukarno agar datang ke Pegangsaan Timur 56, tapi dia mengirim pesan minta maaf karena kelelahan akibat perjalanan pulang pergi Jakarta-Rengasdengklok dan mengikuti rapat dirumah Maeda. Soebardjo memang enggak nampak saat proklamasi. Setelah acara selesai, Soediro dan Dr Muwardi memilih 6 orang anggota barisan pelopor istimewa, pelatih pencak silat menjadi pengawal Sukarno-Hatta Kelompok ini dipimpin oleh Soemartojo. Sampai selesainya proklamasi fihak Jepang enggak menyadari apa yang telah terjadi. Mereka baru datang setelah Hatta pulang kerumahnya. Tiga orang perwira Jepang yang datang ini mengaku diutus Gunseikanbu buat melarang Proklamasi. Tapi Sukarno yang menghadapinya dengan tenang, menjawab bahwa Proklamasi sudah dilaksanakan. (diambil dari berbagai sumber sekitar Proklamasi)
Sabtu, 18 Desember 2010
poto tokoh di rengasdengklok
Sabtu, 20 November 2010
Si Mesin Waktu
Bakrie duduk santai sambil minum kopi ( Oemar Bakrie , Iwan Fals). Lalu beranjak dari tempat duduknya dan bertemu si Gilang siswa kelas X SMA disekolahnya yang mau bekerja demi membantu orang tuanya. Gilang datang (Lo Harus Grak, Slank) berpapasan dengan Bakrie.
Bakrie
Eeeh Gilang, sedang apa kau membawa perkakas bukannya sekolah?
Gilang
Itu pak saya mau membantu orangtua.. yang luntang –lantung mencari nafkah.. kasihan pak.. mereka
Bakrie
Kamu tetap tidak boleh ikut bekerja, usiamu itu belum produktif sebagai siswa…
Gilang
Yaa tapi pak anu mereka itu….
Bakrie
(Anak Sekolah, Chrisye)
Bapak Bakrie menggandeng Gilang kesekolah dan Gilang tidak jadi bekerja
Disisi lain jam istirahat Rangga dan Mala sedang asyik menceritakan pengalaman mereka di mesin waktu…
Rangga
Hahaha , Mala bokap lu jago juga bikin mesin waktu… itu karya anak bangsa loh. Kok belum dijual?
Mala
Yaa kalo soal itu jangan dulu. Tahu sendiri kalo mesin bokap gua itu belum dipatenkan..
Rangga
Ooo gua tahu cerita selanjutnya kalo begitu… hei ada Gilang dan Carmel boleh ga kalo mereka kita kasih tau?
Mala
Waah gimana yaa
Rangga
Ayolah mereka teman kita ga bakal begitu deh…
Mala
Boleh, boleh, boleh
Rangga
(Mesin Waktu, Naif)
Mala
Loh kok mesin waktumu?
Rangga
Maaf saking senengnya hihihi
Carmel
Waah senangnya
Gilang
Kak Rangga ikut dong.. kapan lagi kita kesana
Rangga
Yaa kata Mala tiap kamis biasanya bokapnye lagi ga sibuk
Carmel
Ngomong-ngomong dimana rumah bokap lu?
Mala
(Gang Kelinci, Lilis Suryani)
Dirumah ayahnya Mala, professor Audi sedang mengutak – atik mesin waktu ciptaannya.. datanglah anak – anak yang penasaran
Prof Audi
Astaga Mala, kenapa kamu bawa semua temanmu nak?
Mala
Habis mereka mau coba mesin waktu papa.. ya jadi nanggung malah semua mau ikutan..
Prof Audi
Ya sudah, jaadi adik – adik ini mau masuk mesin waktu?
Rangga, Gilang, Carmel
Wah mau om, mau!
Gilang
Pencet yang mana om?
Prof Audi
(Kertarajasa, Petualangan Sherina ost)
Pada akhirnya mereka masuk ke mesin waktu…
Rangga
Baiklah kawan, kita puter balik ke 65 juta tahun lalu..
Mereka masuk ke masa itu… awal yang mennyenangkan karena hutan disana indah, tiba – tiba seekor T – rex muncul mereka lari dan kembali ke waktu asal
Gilang
Aah kak Rangga, itu kan tadi serem ada dinosaurus…
Carmel
Heee hosh hosh hiiigh (nafas sesak)
Mala
Rangga… yang aman aja tempatnya… aha, kita ke tempat bersejarah 65 tahun yang lalu.. lumayan cari resensi tugas sejarah…
Carmel
Jaman kemerdekaan dong…
Gilang
Nah ya itu aja ka Mala!
Mereka masuk ketempat bersejarah… tiba – tiba suara hujan peluru dan bom
Rangga
Haaah cetek itu mah dibanding yang tadi…
Gilang
Mama! Haaa selamat….
Carmel
Sama aja ah, tempat lu pada brutal..
Mala
Loh kok pada keluar… kan baru masuk tadi… yaa pada takut yaaa
Rangga
Hmmm kalau aku mah bosen…
Gilang, Carmel
Hiii hiii (ketakutan)
Rangga
Makasih om…
Gilang
Om terima kasih
Carmel
Makasih om tadi seru banget!
Prof Audi
Ya ya ya sama – sama
Mereka berpamitan dan pulang…….
Disisi lain Bu Bakrie sedang mencuci beras.. Lalu Pak Bakrie datang membawa bungkusan…
Bu Bakrie
(mencuci beras)
Pak Bakrie
(datang bawa bungkusan)
Bu Bakrie
(Senang, bakul nasi jatuh)
Dialog( Abang Pulang, Benyamin S)
Pak Bakrie
Bapak boleh nemu di tengah jalan.. Lumayan buat pot bunga daripada di buang
Bu Bakrie
Laah napa mesti sepatu, noh ember, kaleng, botol banyak dirumah….
Pak Bakrie
Yaaa bapak maah Cuma mau yang unik – unik aja… hihihi jarang2 potnya sepatu butut..
Keesokan harinya, Pak Bakrie keperkarangan sekolah.. namun disana tak ada tanaman satupun… disana juga ada Rangga, Gilang dan MPOK biasa dipanggil mpok oleh anak – anak
Rangga
Mpok!
MPOK
Nah lo, mau kemana kalian… mbolos ya..
Rangga
Kaga pok, orang dikelas gak ada guru lagian bentar lagi istirahat… ye ga Lang?
Gilang
Hehehehe bener pok….
Pak Bakrie datang membawa sepatu
Pak Bakrie
Mpok, kenapa disini ga ada bunganya?
MPOK
Tanamannya pada mati pak…
Pak Bakrie
Kapan?
MPOK
Dari taon kemaren pak
Pak Bakrie
Waa Bapak baru tahu tuh… rasanya terakhir kali bapak kesini masih banyak bunganya!
Gilang
Kapan pak?
Pak Bakrie
Sekitar tahun 97….
Gilang
Aduuuh bapak pantesan ga up date… udah lama banget itu!
Pak Banrie
Iya ya …. Bapak baru inget..
Rangga
Tenang aja pak, biar kami cari lagi bunganya..
Gilang
Pake mesin wak…
Rangga menutup mulut Gilang…
Rangga
Mesin uap katanya pak hehehe…
Pak Bakrie
Yap, bapak duluan ya
Rangga , Gilang
Ya pak! Mpok !
MPOK
Dalam hati berkata ( perasaan pernah liat tuh bocah, apa cuma ngimpi ya?)
Lalu, mereka ke lab Prof. Audi, kini anak – anak kesini…untuk menyuburkan bunga di perkarangan sekolah..
Mala
Ass, aku pulang! Papa, temen – temen aku mau minjen mesin waktu lagi!
Prof . Audi
Aduuh nak, mesin waktu papa bukan mainan
Mala
Papa, kita minjem Cuma ngambil bunga doang kok pah… bentar pah paling 5 menitan! Yah, yah!
Prof. Audi
Ya udah… bentar doang ya!
Mala
Ya pah
Anak2 girang dan masuk ke mesin waktu
Pada tahun1997, terlihat sebidang tanah subur.. ditumbuhi bunga melati..
MPOK
(Melati Suci, Tika Bisono)
Anak2
Mpok!
MPOK
Ehh ada adek – adek
Gilang
Pok minta bunganya ya! Dikit pok…
Mpok
Ehhh ga boleh ntar Pak Bakrie marah..
Gilang merayu mpok dan teman – temannya mencabuti bunga…
Mpok
Eeeeh mau kemana kalian?
Rangga
Lang ayo kabur!
Carmel
Ayo lang lari
Mala
Gilang!
Mereka kabur…
Seminggu kemudian setiap Kamis, Pak Bakrie mulai rutin ke perkarangan..
Pak Bakrie
Waduh..ada bunga melati..
Disana juga ada anak – anak yang membawa bunga tadi
Carmel
Gimana pak, indah bukan?
Pak Bakrie
Hehe baguss hehe aduh anak – anakku makasih loh bunganya… moga kalian cepet lulus, Gilang naik kelas.. ya muda2an kasampaian cita- cita kalian
Anak – anak
Amin!
Pak Bakrie
Yap bapak duluan yah!
Anak-anak
Ya pak!
Pak Bakrie sampai dirumah dan bertemu Bu Bakrie…
Pak Bakrie
Assalamualaikum! ( Pak Bakrie masuk dengan girang)
Bu Bakrie
Wa alaikumsalam…. Kenapa pak seneng – seneng gitu?
Pak Bakrie
(piknik 72, Naif)
Bu Bakrie
Ya bapak kenapa bunganya diambil lagi?
Pak Bakrie
Ya ditanam di pot lah…bu, mari kita tanami bunga – bunga melati ini seperti masa itu bu…
Bu Bakrie
Oo waktu kita SMA Pak.. (nostalgia sma, paramitha rusady)
Akhirnya mereka terkenang masa itu pada saat tanaman menyapa ramah….
Dan anak – anak itu ketagihan lagi mencoba mesin waktu…
Prof Audi
(robot, warkop dki)
Datanglah anak – anak serempak
Mala
Pah…. Biasa pa temen – temen aku mau kesini lagi…
Prof Audi
Hhhmmmmm… papa udah tahu…
Gilang
Om mesin waktu ini bisa ngeliat masa depan ga om?
Prof Audi
Bisa…
Anak – anak
Hore!
Mala
Hehehe lihat masa depan ahhh… pokoknya disana gua harus jadi pemusik handal…
Rangga
Aaah emang bisa?
Mala
(Niup suling) (panis et circenses reprise, os mutantes)
Carmel
Ahh gua mau jadi perancang pesawat (pesawatku, memes) oi Rang, lu jadi apa?
Rangga
(negri di awan, katon bagaskara) akan kubuat rumah diatas awan… bagus bukan..
Gilang
Aku mau jadi petinju!
Mereka masuk ke mesin waktu, ketika masuk Prof Audi memperkenalkan ciptaan robot barunya
Prof Audi
Anak – anak lihat om punya robot baru dia pinter ngitung! (robot, warkop dki)
Anak – anak
Oooh bagus om… robotnya…
Mereka masuk kemesin waktu
Prof Audi
Cup cup, cup, sabar yaaa bot…
Anak – anak keliling, Rangga megang teropong lalu mereka pergi kebelakang panggung
Gilang masuk kepanggung pakai baju olahraga dan latihan tinju seperti nari balet (fur elise, Beethoven)
Rangga
Ya Lang yang ini namanya petinju? Hahahaha!
Carmel
Hihihi seperti ballerina…
Mala
Udah… Lang terima aja..
Gilang
Aelah kenapa jadi kaya gini? Liat yang lain yuk! Nah coba kak Mala!
Gilang beranjak, lalu datang Mala membawa seruling dan kardus
Carmel
Oooh pengamen…
Mala
Madesu lagi tuh kayanya..
Rangga dan Gilang
Hahaha!
Carmel
Coba masa depan gue kayanya orang sukses nih
Mala beranjak, lalu Carmel masuk pakai baju lab membawa peraga pesawat seperti orang gila
Gilang
Yaaa kak Carmel tuh lihat..
Rangga
Ayoo lihat
Mala
Carmel jadi gila…
Carmel
Enggak ah ga mau lihat! Coba masa depanlu Rang!
Rangga masuk memakai topi koboi dan pakaian sederhaha lalu merebahkan topi seperti meminta sumbangan…
Gilang
Hmm tuh yang ngetawain kita terus..
Carmel
Hehehe minta – minta
Mala
Ya ampun, itu Rangga?
Rangga
Udah ah! Yuk kita pulang! Nanti juga tahu siapa kita!
(ingatlah hari ini, project pop)
Tiba – tiba Rangga membuka (telpon)
Rangga
Halo,…. Tolong rapat akbar itu dicancel dulu ya, saya ada urusan penting!
Rangga menelpon lagi
Rangga
Halo Gilang jadi ga kita reunian?.... sip!
Mereka berkumpul
Mala
Fuh kesampaian juga jadi pemusik, tadi itu abis galang amal buat korban bencana..
Gilang
Hahaha kalian pasti pada belum tahu Gilang si Dr. Tinju punya aliran baru! Ya serupa tarian balet.. tapi ampuh!
Carmel
Hore senang jadi penemu desain pesawat baru! Kaya Pak Habibie!
Rangga
Hmm kalo saya, pemilik properti diatas awan…. Yuk kita reunian dimana nih?
Gilang
Dirumah Pak Bakrie!
Dirumah Pak Bakrie, mereka menemukan sosok orang tua duduk ditemani Bu Bakrie disampingnya..
Rangga, Gilang, Mala
Assalamualaikum..
Carmel
Selamat siang..
Mereka menyalami Pak Bakrie dan Bu Bakrie (sound of orang asyik, sujiwo tejo)
Pak Bakrie
Bapak pernah lihat siapa … ya? Aduh lupa! ( sambil memukul kepala sendiri)
Gilang
Pak inget bunga melati?
Pak Bakrie
Melati….. ah! Iya kalian si kwartet itu yah! Sudah lama kita bersua ya anak – anak..
Bu Bakrie
Kalian datang jauh – jauh pasti lapar.. makan dulu gih ( dudidam, enno lerian)
Akhirnya cita – cita mereka tercapai.. dan menjadi akhir bahagia…
Bakrie
Eeeh Gilang, sedang apa kau membawa perkakas bukannya sekolah?
Gilang
Itu pak saya mau membantu orangtua.. yang luntang –lantung mencari nafkah.. kasihan pak.. mereka
Bakrie
Kamu tetap tidak boleh ikut bekerja, usiamu itu belum produktif sebagai siswa…
Gilang
Yaa tapi pak anu mereka itu….
Bakrie
(Anak Sekolah, Chrisye)
Bapak Bakrie menggandeng Gilang kesekolah dan Gilang tidak jadi bekerja
Disisi lain jam istirahat Rangga dan Mala sedang asyik menceritakan pengalaman mereka di mesin waktu…
Rangga
Hahaha , Mala bokap lu jago juga bikin mesin waktu… itu karya anak bangsa loh. Kok belum dijual?
Mala
Yaa kalo soal itu jangan dulu. Tahu sendiri kalo mesin bokap gua itu belum dipatenkan..
Rangga
Ooo gua tahu cerita selanjutnya kalo begitu… hei ada Gilang dan Carmel boleh ga kalo mereka kita kasih tau?
Mala
Waah gimana yaa
Rangga
Ayolah mereka teman kita ga bakal begitu deh…
Mala
Boleh, boleh, boleh
Rangga
(Mesin Waktu, Naif)
Mala
Loh kok mesin waktumu?
Rangga
Maaf saking senengnya hihihi
Carmel
Waah senangnya
Gilang
Kak Rangga ikut dong.. kapan lagi kita kesana
Rangga
Yaa kata Mala tiap kamis biasanya bokapnye lagi ga sibuk
Carmel
Ngomong-ngomong dimana rumah bokap lu?
Mala
(Gang Kelinci, Lilis Suryani)
Dirumah ayahnya Mala, professor Audi sedang mengutak – atik mesin waktu ciptaannya.. datanglah anak – anak yang penasaran
Prof Audi
Astaga Mala, kenapa kamu bawa semua temanmu nak?
Mala
Habis mereka mau coba mesin waktu papa.. ya jadi nanggung malah semua mau ikutan..
Prof Audi
Ya sudah, jaadi adik – adik ini mau masuk mesin waktu?
Rangga, Gilang, Carmel
Wah mau om, mau!
Gilang
Pencet yang mana om?
Prof Audi
(Kertarajasa, Petualangan Sherina ost)
Pada akhirnya mereka masuk ke mesin waktu…
Rangga
Baiklah kawan, kita puter balik ke 65 juta tahun lalu..
Mereka masuk ke masa itu… awal yang mennyenangkan karena hutan disana indah, tiba – tiba seekor T – rex muncul mereka lari dan kembali ke waktu asal
Gilang
Aah kak Rangga, itu kan tadi serem ada dinosaurus…
Carmel
Heee hosh hosh hiiigh (nafas sesak)
Mala
Rangga… yang aman aja tempatnya… aha, kita ke tempat bersejarah 65 tahun yang lalu.. lumayan cari resensi tugas sejarah…
Carmel
Jaman kemerdekaan dong…
Gilang
Nah ya itu aja ka Mala!
Mereka masuk ketempat bersejarah… tiba – tiba suara hujan peluru dan bom
Rangga
Haaah cetek itu mah dibanding yang tadi…
Gilang
Mama! Haaa selamat….
Carmel
Sama aja ah, tempat lu pada brutal..
Mala
Loh kok pada keluar… kan baru masuk tadi… yaa pada takut yaaa
Rangga
Hmmm kalau aku mah bosen…
Gilang, Carmel
Hiii hiii (ketakutan)
Rangga
Makasih om…
Gilang
Om terima kasih
Carmel
Makasih om tadi seru banget!
Prof Audi
Ya ya ya sama – sama
Mereka berpamitan dan pulang…….
Disisi lain Bu Bakrie sedang mencuci beras.. Lalu Pak Bakrie datang membawa bungkusan…
Bu Bakrie
(mencuci beras)
Pak Bakrie
(datang bawa bungkusan)
Bu Bakrie
(Senang, bakul nasi jatuh)
Dialog( Abang Pulang, Benyamin S)
Pak Bakrie
Bapak boleh nemu di tengah jalan.. Lumayan buat pot bunga daripada di buang
Bu Bakrie
Laah napa mesti sepatu, noh ember, kaleng, botol banyak dirumah….
Pak Bakrie
Yaaa bapak maah Cuma mau yang unik – unik aja… hihihi jarang2 potnya sepatu butut..
Keesokan harinya, Pak Bakrie keperkarangan sekolah.. namun disana tak ada tanaman satupun… disana juga ada Rangga, Gilang dan MPOK biasa dipanggil mpok oleh anak – anak
Rangga
Mpok!
MPOK
Nah lo, mau kemana kalian… mbolos ya..
Rangga
Kaga pok, orang dikelas gak ada guru lagian bentar lagi istirahat… ye ga Lang?
Gilang
Hehehehe bener pok….
Pak Bakrie datang membawa sepatu
Pak Bakrie
Mpok, kenapa disini ga ada bunganya?
MPOK
Tanamannya pada mati pak…
Pak Bakrie
Kapan?
MPOK
Dari taon kemaren pak
Pak Bakrie
Waa Bapak baru tahu tuh… rasanya terakhir kali bapak kesini masih banyak bunganya!
Gilang
Kapan pak?
Pak Bakrie
Sekitar tahun 97….
Gilang
Aduuuh bapak pantesan ga up date… udah lama banget itu!
Pak Banrie
Iya ya …. Bapak baru inget..
Rangga
Tenang aja pak, biar kami cari lagi bunganya..
Gilang
Pake mesin wak…
Rangga menutup mulut Gilang…
Rangga
Mesin uap katanya pak hehehe…
Pak Bakrie
Yap, bapak duluan ya
Rangga , Gilang
Ya pak! Mpok !
MPOK
Dalam hati berkata ( perasaan pernah liat tuh bocah, apa cuma ngimpi ya?)
Lalu, mereka ke lab Prof. Audi, kini anak – anak kesini…untuk menyuburkan bunga di perkarangan sekolah..
Mala
Ass, aku pulang! Papa, temen – temen aku mau minjen mesin waktu lagi!
Prof . Audi
Aduuh nak, mesin waktu papa bukan mainan
Mala
Papa, kita minjem Cuma ngambil bunga doang kok pah… bentar pah paling 5 menitan! Yah, yah!
Prof. Audi
Ya udah… bentar doang ya!
Mala
Ya pah
Anak2 girang dan masuk ke mesin waktu
Pada tahun1997, terlihat sebidang tanah subur.. ditumbuhi bunga melati..
MPOK
(Melati Suci, Tika Bisono)
Anak2
Mpok!
MPOK
Ehh ada adek – adek
Gilang
Pok minta bunganya ya! Dikit pok…
Mpok
Ehhh ga boleh ntar Pak Bakrie marah..
Gilang merayu mpok dan teman – temannya mencabuti bunga…
Mpok
Eeeeh mau kemana kalian?
Rangga
Lang ayo kabur!
Carmel
Ayo lang lari
Mala
Gilang!
Mereka kabur…
Seminggu kemudian setiap Kamis, Pak Bakrie mulai rutin ke perkarangan..
Pak Bakrie
Waduh..ada bunga melati..
Disana juga ada anak – anak yang membawa bunga tadi
Carmel
Gimana pak, indah bukan?
Pak Bakrie
Hehe baguss hehe aduh anak – anakku makasih loh bunganya… moga kalian cepet lulus, Gilang naik kelas.. ya muda2an kasampaian cita- cita kalian
Anak – anak
Amin!
Pak Bakrie
Yap bapak duluan yah!
Anak-anak
Ya pak!
Pak Bakrie sampai dirumah dan bertemu Bu Bakrie…
Pak Bakrie
Assalamualaikum! ( Pak Bakrie masuk dengan girang)
Bu Bakrie
Wa alaikumsalam…. Kenapa pak seneng – seneng gitu?
Pak Bakrie
(piknik 72, Naif)
Bu Bakrie
Ya bapak kenapa bunganya diambil lagi?
Pak Bakrie
Ya ditanam di pot lah…bu, mari kita tanami bunga – bunga melati ini seperti masa itu bu…
Bu Bakrie
Oo waktu kita SMA Pak.. (nostalgia sma, paramitha rusady)
Akhirnya mereka terkenang masa itu pada saat tanaman menyapa ramah….
Dan anak – anak itu ketagihan lagi mencoba mesin waktu…
Prof Audi
(robot, warkop dki)
Datanglah anak – anak serempak
Mala
Pah…. Biasa pa temen – temen aku mau kesini lagi…
Prof Audi
Hhhmmmmm… papa udah tahu…
Gilang
Om mesin waktu ini bisa ngeliat masa depan ga om?
Prof Audi
Bisa…
Anak – anak
Hore!
Mala
Hehehe lihat masa depan ahhh… pokoknya disana gua harus jadi pemusik handal…
Rangga
Aaah emang bisa?
Mala
(Niup suling) (panis et circenses reprise, os mutantes)
Carmel
Ahh gua mau jadi perancang pesawat (pesawatku, memes) oi Rang, lu jadi apa?
Rangga
(negri di awan, katon bagaskara) akan kubuat rumah diatas awan… bagus bukan..
Gilang
Aku mau jadi petinju!
Mereka masuk ke mesin waktu, ketika masuk Prof Audi memperkenalkan ciptaan robot barunya
Prof Audi
Anak – anak lihat om punya robot baru dia pinter ngitung! (robot, warkop dki)
Anak – anak
Oooh bagus om… robotnya…
Mereka masuk kemesin waktu
Prof Audi
Cup cup, cup, sabar yaaa bot…
Anak – anak keliling, Rangga megang teropong lalu mereka pergi kebelakang panggung
Gilang masuk kepanggung pakai baju olahraga dan latihan tinju seperti nari balet (fur elise, Beethoven)
Rangga
Ya Lang yang ini namanya petinju? Hahahaha!
Carmel
Hihihi seperti ballerina…
Mala
Udah… Lang terima aja..
Gilang
Aelah kenapa jadi kaya gini? Liat yang lain yuk! Nah coba kak Mala!
Gilang beranjak, lalu datang Mala membawa seruling dan kardus
Carmel
Oooh pengamen…
Mala
Madesu lagi tuh kayanya..
Rangga dan Gilang
Hahaha!
Carmel
Coba masa depan gue kayanya orang sukses nih
Mala beranjak, lalu Carmel masuk pakai baju lab membawa peraga pesawat seperti orang gila
Gilang
Yaaa kak Carmel tuh lihat..
Rangga
Ayoo lihat
Mala
Carmel jadi gila…
Carmel
Enggak ah ga mau lihat! Coba masa depanlu Rang!
Rangga masuk memakai topi koboi dan pakaian sederhaha lalu merebahkan topi seperti meminta sumbangan…
Gilang
Hmm tuh yang ngetawain kita terus..
Carmel
Hehehe minta – minta
Mala
Ya ampun, itu Rangga?
Rangga
Udah ah! Yuk kita pulang! Nanti juga tahu siapa kita!
(ingatlah hari ini, project pop)
Tiba – tiba Rangga membuka (telpon)
Rangga
Halo,…. Tolong rapat akbar itu dicancel dulu ya, saya ada urusan penting!
Rangga menelpon lagi
Rangga
Halo Gilang jadi ga kita reunian?.... sip!
Mereka berkumpul
Mala
Fuh kesampaian juga jadi pemusik, tadi itu abis galang amal buat korban bencana..
Gilang
Hahaha kalian pasti pada belum tahu Gilang si Dr. Tinju punya aliran baru! Ya serupa tarian balet.. tapi ampuh!
Carmel
Hore senang jadi penemu desain pesawat baru! Kaya Pak Habibie!
Rangga
Hmm kalo saya, pemilik properti diatas awan…. Yuk kita reunian dimana nih?
Gilang
Dirumah Pak Bakrie!
Dirumah Pak Bakrie, mereka menemukan sosok orang tua duduk ditemani Bu Bakrie disampingnya..
Rangga, Gilang, Mala
Assalamualaikum..
Carmel
Selamat siang..
Mereka menyalami Pak Bakrie dan Bu Bakrie (sound of orang asyik, sujiwo tejo)
Pak Bakrie
Bapak pernah lihat siapa … ya? Aduh lupa! ( sambil memukul kepala sendiri)
Gilang
Pak inget bunga melati?
Pak Bakrie
Melati….. ah! Iya kalian si kwartet itu yah! Sudah lama kita bersua ya anak – anak..
Bu Bakrie
Kalian datang jauh – jauh pasti lapar.. makan dulu gih ( dudidam, enno lerian)
Akhirnya cita – cita mereka tercapai.. dan menjadi akhir bahagia…
Sabtu, 23 Oktober 2010
Sabtu, 09 Oktober 2010
latihan kekuatan dan daya tahan
daya tahan
antara lain :
1. Bernyanyi sambil mencuci tangan. Maksudnya, cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat selaam 15-20 detik. Waktunya kurang lebih sama dengan saat Anda menyanyi lagu Happy Birthday dua kali.
2. Jangan berbagi peralatan makan, seperti gelas, sendok dan garpu, dengan keluarga atau teman-teman. Hindari juga berada terlalu dekat dengan anggota keluarga atau teman yang sedang sakit.
3. Jangan menggunakan kembali tisu yang sudah dipakai. Selain sudah kotor (meskipun tak terlihat pada tisu), juga dapat menyebarkan infeksi. Virus dapat tinggal di tisu selama beberapa jam.
4. Berjalan-jalan lah mengitari kamar tidur. Meditasi pikiran akan mengurangi kekhawatiran Anda hingga 44%, dan mengurangi gejala depresi hingga 34%, sambil tetap meningkatkan imunitas. Cara mudah untuk melakukannya adalah masuk ke ruangan yang tenang seperti kamar tidur, berjalan lah perlahan ke depan dan belakang, atau berputar, selama sekitar 10 menit. Tatapan mata lurus ke depan, fokus pada satu aspek dari bagaimana Anda berjalan. Contohnya, perhatikan bagaimana satu kaki menjejak tanah; berat Anda saling berpindah, lalu kaki yang lain terangkat, bergerak ke depan, akhirnya menyentuh lantai. Lanjutkan dengan mengarahkan perhatian pada kaki, dan bila pikiran Anda melantur, kembali lah dengan perlahan.
5. Tidur lebih lama. Tidur selama 8 jam per malam (dan bukan 7 jam atau kurang) membuat Anda terhindar dari flu hingga 30%. Salah seorang peneliti yang melaporkan kasus sulit tertidur atau tidak cukup istirahat esok harinya, juga akan menurunkan imunitas. Jadi, berhenti lah membaca, buka-buka Facebook, menonton TV, atau mendengarkan berita-berita flu babi, dan segera lah tidur. Wajah Anda pun akan lebih segar esoknya.
6. Latihan fisik. Latihan yang cukup tidak hanya akan mempercepat metabolisme, tetapi juga mendongkrak sistem imunitas hingga sekitar 33%. Bila memungkinkan, lakukan latihan selama 45 menit, 4 atau 5 kali seminggu. Merasa tidak mungkin menyisihkan waktu sebanyak itu? Nah, ini saatnya Anda menempatkan olahraga sebagai prioritas dalam hidup Anda.
7. Makan lebih banyak buah atau sayuran berwarna oranye. Makanan berwarna oranye mengandung vitamin A, gizi yang menguatkan penglihatan; menjaga kesehatan kulit, gusi, gigi, dan yang terpenting, meningkatkan sistem imunitas dengan membantu Anda melawan virus. Kebanyakan perempuan hanya mengonsumsi bahan makanan ini sebanyak 20% per hari, jadi tambahkan bahan-bahan ini ke dalam menu makan Anda, seperti 1 ubi manis, labu, beberapa potong belewah, dan beberapa aprikot kering.
Melatih pernapasan bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan energi saat berolah tubuh selian itu juga dapat melatih kinerja jantung dan paru-paru kalau Anda malas untuk berolahraga.Tarik napas dalam-dalam melalui hidung sampai hitungan ketiga, meremas turun melalui diafragma Anda selama dua detik, lalu buang napas kuat selama tiga detik. Ulangi selama 30 detik lima kali sehari. j
kekuatan
1. latihan peningkatan kekuatan (strength)
unsur terpenting dalam program latihan untuk meningkatkan
kesegaran jasmani ialah kekuatan.
A. Bentuk – bentuk latihan kekuatan
Latihan yang sesuai untuk mengembangkan kekuatan ialah
latihan tahanan (resistance exercises). Ditinjau dari tipe kotraksi
otot, latihan tahan terbagi dalam 3 katagori, yaitu Kontraksi
Isometrik. Kontraksi Isotonik, dan Kontraksi isokinetik.
Ketiga macam kontraksi tersebut dijelaskan dalam bagian
berikut ini :
1. Kontraksi Isometrik
Kontraksi isometrik atau kontraksi statik merupakan
kontraksi sekelompok otot tanpa gerakan anggota tubuh.
Bentuk latihan dapat berupa mengangkat, mendorong,atau menarik benda yang tidak dapat digerakkan, seperti
mendorong tembok, pohon, dan sebagainya.
Keuntungan latihan isometrik adalah sebagai berikut :
A. Latihan dapat dilakukan dalam posisi sembarang
(berdiri, duduk, dan tidur)
B. Tidak memerlukan alat yang khusus dan mahal
C. Tidak memerlukan waktu yang terlalu lama
D. Dapat mengembangkan kekuatan pada setiap sendi
yang diperlukan
E. Tidak akan menimbulkan sakit otot
F. Pada waktu atlit harus istirahat karena cedera, latihan
isometrik tetap dapat dilakukan sehingga kondisi
kekuatan toto tidak menurun
2. Kontraksi Isotonik
Dalam latihan isotonic tampak anggota tubuh yang
bergerak. Kontraksi isotonic meliputi 2 macam bentuk,
yaitu kontraksi konsentrik yaitu otot memendek dan
kontraksi eksentrik yaitu otot memanjang. Kontraksi
konsentrik adalah tipe kontraksi otot melebihi umum.
Latihan isotonic biasanya dilakukan dengan memakai
beban, baik berupa beban tubuh sendiri maupun beban
daari luar, seperti lempengan besi, katrol, atau mesin
latihan.
Keuntungan latihan isotonic jika dibandingkan dengan
kontraksi isometrik adalah sebagai berikut :
A. ruang geraknya lebih luas sehingga menjamin tetap
terlatihnya kelentukan
B. Turut berkembangnya daya tahan bersamaan dengan
perkembangan kekuatan
C. Secara psikoligis lebih memberikan kepuasan
3. Kontraksi Isokinetik
Dalam kontraksi isokinetik otot dapat menyebabkan
ketahanan yang sama melalui seluruh ruang geraknya
sehingga otot bisa bekerja selama maksimal pada setiap
sudut persendiannya. Hal ini dimungkinkan karena adanya
alat berlatih, yakni mesin latihan yang diciptakan secara
khusus seperti universal gym, nautilus Cybex Isokinetic
Eserciser . alat – alat tersebut memungkinkan otot
berkontraksi secara cepat dan konstan melalui seluruh
ruang geraknya karena mesin memiliki konsistensi untuk
mengontrol kecepatan. Berdasarkan hasil penelitian,
kontraksi isokinetik lebih baik jika dibandingkan dengan
kontraksi isometrik dan isotonic.
antara lain :
1. Bernyanyi sambil mencuci tangan. Maksudnya, cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat selaam 15-20 detik. Waktunya kurang lebih sama dengan saat Anda menyanyi lagu Happy Birthday dua kali.
2. Jangan berbagi peralatan makan, seperti gelas, sendok dan garpu, dengan keluarga atau teman-teman. Hindari juga berada terlalu dekat dengan anggota keluarga atau teman yang sedang sakit.
3. Jangan menggunakan kembali tisu yang sudah dipakai. Selain sudah kotor (meskipun tak terlihat pada tisu), juga dapat menyebarkan infeksi. Virus dapat tinggal di tisu selama beberapa jam.
4. Berjalan-jalan lah mengitari kamar tidur. Meditasi pikiran akan mengurangi kekhawatiran Anda hingga 44%, dan mengurangi gejala depresi hingga 34%, sambil tetap meningkatkan imunitas. Cara mudah untuk melakukannya adalah masuk ke ruangan yang tenang seperti kamar tidur, berjalan lah perlahan ke depan dan belakang, atau berputar, selama sekitar 10 menit. Tatapan mata lurus ke depan, fokus pada satu aspek dari bagaimana Anda berjalan. Contohnya, perhatikan bagaimana satu kaki menjejak tanah; berat Anda saling berpindah, lalu kaki yang lain terangkat, bergerak ke depan, akhirnya menyentuh lantai. Lanjutkan dengan mengarahkan perhatian pada kaki, dan bila pikiran Anda melantur, kembali lah dengan perlahan.
5. Tidur lebih lama. Tidur selama 8 jam per malam (dan bukan 7 jam atau kurang) membuat Anda terhindar dari flu hingga 30%. Salah seorang peneliti yang melaporkan kasus sulit tertidur atau tidak cukup istirahat esok harinya, juga akan menurunkan imunitas. Jadi, berhenti lah membaca, buka-buka Facebook, menonton TV, atau mendengarkan berita-berita flu babi, dan segera lah tidur. Wajah Anda pun akan lebih segar esoknya.
6. Latihan fisik. Latihan yang cukup tidak hanya akan mempercepat metabolisme, tetapi juga mendongkrak sistem imunitas hingga sekitar 33%. Bila memungkinkan, lakukan latihan selama 45 menit, 4 atau 5 kali seminggu. Merasa tidak mungkin menyisihkan waktu sebanyak itu? Nah, ini saatnya Anda menempatkan olahraga sebagai prioritas dalam hidup Anda.
7. Makan lebih banyak buah atau sayuran berwarna oranye. Makanan berwarna oranye mengandung vitamin A, gizi yang menguatkan penglihatan; menjaga kesehatan kulit, gusi, gigi, dan yang terpenting, meningkatkan sistem imunitas dengan membantu Anda melawan virus. Kebanyakan perempuan hanya mengonsumsi bahan makanan ini sebanyak 20% per hari, jadi tambahkan bahan-bahan ini ke dalam menu makan Anda, seperti 1 ubi manis, labu, beberapa potong belewah, dan beberapa aprikot kering.
Melatih pernapasan bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan energi saat berolah tubuh selian itu juga dapat melatih kinerja jantung dan paru-paru kalau Anda malas untuk berolahraga.Tarik napas dalam-dalam melalui hidung sampai hitungan ketiga, meremas turun melalui diafragma Anda selama dua detik, lalu buang napas kuat selama tiga detik. Ulangi selama 30 detik lima kali sehari. j
kekuatan
1. latihan peningkatan kekuatan (strength)
unsur terpenting dalam program latihan untuk meningkatkan
kesegaran jasmani ialah kekuatan.
A. Bentuk – bentuk latihan kekuatan
Latihan yang sesuai untuk mengembangkan kekuatan ialah
latihan tahanan (resistance exercises). Ditinjau dari tipe kotraksi
otot, latihan tahan terbagi dalam 3 katagori, yaitu Kontraksi
Isometrik. Kontraksi Isotonik, dan Kontraksi isokinetik.
Ketiga macam kontraksi tersebut dijelaskan dalam bagian
berikut ini :
1. Kontraksi Isometrik
Kontraksi isometrik atau kontraksi statik merupakan
kontraksi sekelompok otot tanpa gerakan anggota tubuh.
Bentuk latihan dapat berupa mengangkat, mendorong,atau menarik benda yang tidak dapat digerakkan, seperti
mendorong tembok, pohon, dan sebagainya.
Keuntungan latihan isometrik adalah sebagai berikut :
A. Latihan dapat dilakukan dalam posisi sembarang
(berdiri, duduk, dan tidur)
B. Tidak memerlukan alat yang khusus dan mahal
C. Tidak memerlukan waktu yang terlalu lama
D. Dapat mengembangkan kekuatan pada setiap sendi
yang diperlukan
E. Tidak akan menimbulkan sakit otot
F. Pada waktu atlit harus istirahat karena cedera, latihan
isometrik tetap dapat dilakukan sehingga kondisi
kekuatan toto tidak menurun
2. Kontraksi Isotonik
Dalam latihan isotonic tampak anggota tubuh yang
bergerak. Kontraksi isotonic meliputi 2 macam bentuk,
yaitu kontraksi konsentrik yaitu otot memendek dan
kontraksi eksentrik yaitu otot memanjang. Kontraksi
konsentrik adalah tipe kontraksi otot melebihi umum.
Latihan isotonic biasanya dilakukan dengan memakai
beban, baik berupa beban tubuh sendiri maupun beban
daari luar, seperti lempengan besi, katrol, atau mesin
latihan.
Keuntungan latihan isotonic jika dibandingkan dengan
kontraksi isometrik adalah sebagai berikut :
A. ruang geraknya lebih luas sehingga menjamin tetap
terlatihnya kelentukan
B. Turut berkembangnya daya tahan bersamaan dengan
perkembangan kekuatan
C. Secara psikoligis lebih memberikan kepuasan
3. Kontraksi Isokinetik
Dalam kontraksi isokinetik otot dapat menyebabkan
ketahanan yang sama melalui seluruh ruang geraknya
sehingga otot bisa bekerja selama maksimal pada setiap
sudut persendiannya. Hal ini dimungkinkan karena adanya
alat berlatih, yakni mesin latihan yang diciptakan secara
khusus seperti universal gym, nautilus Cybex Isokinetic
Eserciser . alat – alat tersebut memungkinkan otot
berkontraksi secara cepat dan konstan melalui seluruh
ruang geraknya karena mesin memiliki konsistensi untuk
mengontrol kecepatan. Berdasarkan hasil penelitian,
kontraksi isokinetik lebih baik jika dibandingkan dengan
kontraksi isometrik dan isotonic.
awalan
Awalan atau prefiks adalah imbuhan yang dibubuhkan pada awal sebuah kata. Dalam bahasa Indonesia, "ber-", sebagai contoh adalah sebuah awalan.
Daftar awalan dalam bahasa Indonesia
* ber-
o Semua huruf kata awal tetap. Contoh: asal -> berasal,bagi -> berbagi,dll
o Untuk kata awal a diubah menjadi bel. Contoh: ajar -> belajar
* di-
o Semua huruf kata awal tetap. Contoh: panggil -> dipanggil,suruh -> disuruh,dll
* ke-
o Semua huruf kata awal tetap. Contoh:
* ku-, kau-: merupakan kependekan dari "aku me-" atau "engkau me-"
* me-
o untuk kata awal l,m,n,r tetap. Contoh: lebar -> melebar,mandi -> memandi,nanti -> menanti,rasa -> merasa
o untuk kata awal a,e,g,h,i,o,u maka diubah menjadi meng-. Contoh: ambil -> mengambil,embun -> mengembun,gasak -> menggasak,hasil -> menghasil,ikat -> mengikat,operasi -> mengoperasi,utus -> mengutus
o untuk kata awal k maka kata awal dileburkan dan diubah menjadi meng-. Contoh: kantuk -> mengantuk
o untuk kata awal b,f maka diubah menjadi mem-. Contoh: bantu -> membantu,fasilitas -> memfasilitasi
o untuk kata awal p maka kata awal dileburkan dan diubah menjadi mem-. Contoh: panggil -> memanggil
o untuk kata awal d,j maka diubah menjadi men-. Contoh: duduk -> menduduk,jenguk -> menjenguk
o untuk kata awal t maka kata awal dileburkan dan diubah menjadi men-. Contoh: tanda -> menanda
o untuk kata awal s maka kata awal dileburkan dan diubah menjadi meny-. Contoh: sapu -> menyapu
* pe-
* se-
* ter-
Daftar awalan dalam bahasa Indonesia
* ber-
o Semua huruf kata awal tetap. Contoh: asal -> berasal,bagi -> berbagi,dll
o Untuk kata awal a diubah menjadi bel. Contoh: ajar -> belajar
* di-
o Semua huruf kata awal tetap. Contoh: panggil -> dipanggil,suruh -> disuruh,dll
* ke-
o Semua huruf kata awal tetap. Contoh:
* ku-, kau-: merupakan kependekan dari "aku me-" atau "engkau me-"
* me-
o untuk kata awal l,m,n,r tetap. Contoh: lebar -> melebar,mandi -> memandi,nanti -> menanti,rasa -> merasa
o untuk kata awal a,e,g,h,i,o,u maka diubah menjadi meng-. Contoh: ambil -> mengambil,embun -> mengembun,gasak -> menggasak,hasil -> menghasil,ikat -> mengikat,operasi -> mengoperasi,utus -> mengutus
o untuk kata awal k maka kata awal dileburkan dan diubah menjadi meng-. Contoh: kantuk -> mengantuk
o untuk kata awal b,f maka diubah menjadi mem-. Contoh: bantu -> membantu,fasilitas -> memfasilitasi
o untuk kata awal p maka kata awal dileburkan dan diubah menjadi mem-. Contoh: panggil -> memanggil
o untuk kata awal d,j maka diubah menjadi men-. Contoh: duduk -> menduduk,jenguk -> menjenguk
o untuk kata awal t maka kata awal dileburkan dan diubah menjadi men-. Contoh: tanda -> menanda
o untuk kata awal s maka kata awal dileburkan dan diubah menjadi meny-. Contoh: sapu -> menyapu
* pe-
* se-
* ter-
Minggu, 12 September 2010
Os Mutantes_Dois Mil E Um
Astronauta libertado
Minha vida me ultrapassa
Em qualquer rota que eu faça
Dei um grito no escuro
Sou parceiro do futuro
Na reluzente galáxia
Eu quase posso palpar
A minha vida que grita
Emprenha e se reproduz
Na velocidade da luz
A cor do céu me compõe
mar azul me dissolve
A equação me propõe
Computador me resolve
Astronauta... (refrão)
Amei a velocidade
Casei com sete planetas
Por filho, cor e espaço
Não me tenho nem me faço
A rota do ano-luz
Calculo dentro do passo
Minha dor é cicatriz
Minha morte não me quis
Astronauta...(refrão)
Nos braços de dois mil anos
Eu nasci sem Ter idade
Sou casado sou solteiro
Sou baiano e estrangeiro
Meu sangue é de gasolina
Correndo não tenho mágoa
Meu peito é de sal de fruta
Fervendo no copo d'água
Astronauta...(refrão)
Astronaut released
My life beyond me
Any route that I do
I screamed in the dark
I'm partner of the future
On the bright galaxy
I can almost palpate
My life cries
Impregnates and reproduces
The speed of light
The color of the sky it makes up
blue sea dissolves me
The equation I proposed
Computer solves me
Astronaut ... (Chorus)
I loved the speed
Married seven planets
Child, color and space
I do not have nor do I
The route of the light-year
Calculation in step
My pain is scar
My death did not want me
Astronaut ... (chorus)
In the arms of two thousand years
I was born without age
I am married I am single
I am from Bahia and abroad
My blood is gasoline
Running'm not hurt
My chest is fruit salt
In cup boiling water
Astronaut ... (chorus)
Minha vida me ultrapassa
Em qualquer rota que eu faça
Dei um grito no escuro
Sou parceiro do futuro
Na reluzente galáxia
Eu quase posso palpar
A minha vida que grita
Emprenha e se reproduz
Na velocidade da luz
A cor do céu me compõe
mar azul me dissolve
A equação me propõe
Computador me resolve
Astronauta... (refrão)
Amei a velocidade
Casei com sete planetas
Por filho, cor e espaço
Não me tenho nem me faço
A rota do ano-luz
Calculo dentro do passo
Minha dor é cicatriz
Minha morte não me quis
Astronauta...(refrão)
Nos braços de dois mil anos
Eu nasci sem Ter idade
Sou casado sou solteiro
Sou baiano e estrangeiro
Meu sangue é de gasolina
Correndo não tenho mágoa
Meu peito é de sal de fruta
Fervendo no copo d'água
Astronauta...(refrão)
Astronaut released
My life beyond me
Any route that I do
I screamed in the dark
I'm partner of the future
On the bright galaxy
I can almost palpate
My life cries
Impregnates and reproduces
The speed of light
The color of the sky it makes up
blue sea dissolves me
The equation I proposed
Computer solves me
Astronaut ... (Chorus)
I loved the speed
Married seven planets
Child, color and space
I do not have nor do I
The route of the light-year
Calculation in step
My pain is scar
My death did not want me
Astronaut ... (chorus)
In the arms of two thousand years
I was born without age
I am married I am single
I am from Bahia and abroad
My blood is gasoline
Running'm not hurt
My chest is fruit salt
In cup boiling water
Astronaut ... (chorus)
Langganan:
Postingan (Atom)
















